CHOKYUNIE

The Long Night 3

98 Komentar


b7f7a523c45fca6e319ec1e5062a6c64

 

 

Poster : Mbah Google  XD

.

Title :  The Long Night

Length :  Oneshot

Rating: NC 21

Genre : Romance, Married Life, etc…

Cast : Cho Kyuhyun || Seo Joohyun 

.

WARNING: Ini adalah Fanfiction Nc-21. Jadi, untuk readers yang belum cukup umur (Di bawah 17 tahun),
diharapkan  untuk menSKIP saja bagian yang tidak mendidik.
Peringatan sudah aku beritahukan. Dikarenakan aku sedang males memberi PW, maka dari itu tolong kesadarannya.
Terima kasih………… ^o^ 

 

Sorry always there typos

Happy Reading……

.

Napasnya masih terasa ngos-ngosan. Hatinya cukup dapat rasakan debaran kala dia ingat jika beberapa saat yang lalu telah melakukan kegiatan menyenangkan bersama suaminya. Dia, Seohyun, langsung baringkan tubuhnya di atas ranjang dengan sangat kuasa. Tubuhnya terlentang seraya ia ukir senyum manis sambil memandang berbinar langit-langit kamarnya.

“Bagus! Setelah membuatku basah kuyup hingga hampir mati kedinginan, si pembuat ulah malah tengah enak-enakan berbaring terlentang seperti itu! Ck!”

Ocehan ringan yang menerjang pendengarannya ditanggapi senyum ringan. Seohyun menolehkan wajahnya dan saat itu pula, dia tengah dapati suaminya sibuk mengobrak-abrik isi lemari. Satu handuk berwarna putih menjadi sasaran. Dilihatnya, sang suami nampak mengeringkan rambutnya dengan bibir masih komat-kamit. Seohyun tergelak sesaat.

“Aigoo” lenguhnya pelan “Si pembenci salju sedang marah rupanya” tubuhnya beranjak. Seohyun langkahkan ke dua kakinya kemudian menghampiri Kyuhyun, sang suami.

“Begitu saja marah. Kekanakan!” omelnya ringan kemudian rampas handuk yang dipakai Kyuhyun. Mengambil alih handuk tersebut kemudian bergati dirinya yang mengeringkan rambut pria itu.

“Salahmu” katanya masih santai “Berani-beraninya menciumku di depan semua orang sehingga membuat mereka semua tertawa. Alhasil, mendorongmu sampai terjatuh ke air laut adalah yang terjadi”

Seohyun terus berikan kekehan ringannya saat sang suami masih berikan decakannya karena terlalu sebal. Jatuh hingga basah kuyup karena didorong begitu kuat sungguh membuatnya sangat malu. Seohyun melakukannya dengan tanpa sadar namun nyatanya wanita itu malah tertawa terpingkal-pingkal melihatnya demikian. Bukannya membantu, Seohyun malah meninggalkannya dengan gelak tawa pengunjung pantai yang pasti puas mengolok-oloknya yang nampak sangat terlihat bodoh. Sialan!

“Di mana-mana, sepasang kekasih wajar saja jika berciuman. Terlebih kita berdua sudah menikah. Bercinta di muka umum tidaklah masalah”

Erangan keras harus dia lakukan ketika jambakan Seohyun lakukan di rambutnya. Kyuhyun meringis merasa sebagian rambutnya seakan ingin rontok seketika ketika penganiyayaan itu dia dapatkan. Seohyun mendengus kasar di tempatnya. Otak serta mulut suaminya memang tidak ada bedanya. Sama-sama mesum dan seenaknya. Keterlaluan!

“Masih mau berbicara setelah ini, huh?” maki Seohyun seraya ia lempar handuknya “Mandilah, kalau perlu rendam seluruh tubuhmu dengan deterjen agar bersih dan steril dari hal-hal berbau mesum!”

“Kau kira aku pakaian?”

“Terserah!” sungut Seohyun beri sahutan “Kau memang harus direndam atau perlu dikucek hingga bersih agar tidak menyisakan noda sedikitpun. Ah, tambahkan juga pemutih supaya benar-benar bersih!”

“Yak!”

***

Hari ke tiga untuk acara bulan madu keduanya di Jeju, memang tidak begitu membosankan karena dihari itu pula, salju tak begitu banyak turun menyerbu dari langit. Meski hamparan pantai masih berselimutkan es, Kyuhyun dan Seohyun tetap bisa bermain di sekitar sana meski akhirnya kejadian memalukan tadi harus tetap terjadi.

Setelah mandi serta makan malam, Seohyun rebahkan tubuhnya dengan nyaman sambil menyender di kepala ranjang. Dia nyalakan TV lalu mencari saluran yang dapat membuatnya tertarik. Suaminya sendiri sekarang tengah asyik dengan mainannya. Dia lihat Kyuhyun masih betah duduk di sofa sambil memainkan PSP. Seohyun bersikap acuh. Ia sendiri nampak puas dengan tontonan yang sekarang tengah menjadi pusat perhatiannya yakni televisi.

“Sayang” Kyuhyun berseru lantang “Besok kita harus pergi ke rumah paman Park. Dia mengatakan jika kita tidak boleh lupa untuk mengunjunginya saat datang ke sini”

“Hemh….kau atur saja, oppa” dengan sekenanya, Seohyun menyahuti.

Kyuhyun men-pause gamenya sejenak. Dia arahkan ke dua matanya ke arah Seohyun yang sekarang masih asyik menonton televisi. Kyuhyun men-play lagi gamenya.

“Bibi Park Juga sudah menelepon terus. Katanya, kita jahat sekali jika sampai lupa pada janji untuk mengunjungi mereka”

“Hyaaaaaa!!!”

“Kau ini!” maki Seohyun setelah teriakan suaminya terdengar “Aku bilang kau atur saja! Apa kau tidak lihat jika aku sedang fokus menonton televisi? Mengangganggu saja”

Kyuhyun mengembungkan pipinya dengan sebal. Satu tangannya dia gunakan untuk meraih bantal yang tadi Seohyun lempar dengan sadis ke mukanya. Jangan tanyakan bagaimana nasib gamenya. Karena akibat lemparan bantal tersebut, gamenya yang sudah hampir memasuki level akhir harus kandas. Kasihan. HemhHh

“Dasar istri penyiksa”

“Apa?”

“Apa? Kau lanjutkan saja menontonmu. Aku tidak mengatakan apapun”

Seohyun mendengus sejenak saat suaminya balas berucap. Walau pelan, tapi dia bisa dengar ocehan ringan suaminya tadi. Bibirnya berdecak namun tak lama kemudian, Seohyun kembali menonton televisi.

Dari arah sofa, Kyuhyun masih menatap kesal serta sedih layar PSPnya. Ia ingin marah namun tak berani. Padahal jika Seohyun tak mengganggunya, mungkin sekarang dia bisa berteriak kegirangan karena gamenya sudah selesai masuk level akhir dengan selamat berlabelkan ‘you’re the winner’. Tapi, jika dia tunjukan kesal serta marahnya, kemungkinan besar kesempatan untuk mendapatkan jatahnya akan kembali musnah.

Jatah?

Seketika otak lemotnya mulai bekerja. Kyuhyun menyimpan PSPnya dengan asal dan ia sedikit berlari untuk menghampiri istrinya. Kyuhyun naiki ranjang dengan sedikit tergesa-gesa. Hal pertama yang dia lakukan adalah mendekatkan tubuhnya serapat mungkin dengan Seohyun, kemudian dia gunakan satu tangannya untuk mengelus lengan Seohyun manja.

“Sayang…” nada suarnya terdengar rendah. Jemarinya mengelus lembut lengan Seohyun “Sudah malam, apa kau belum mengantuk?” lanjutnya masih menatap Seohyun dari samping.

“Sebentar lagi” sahut Seohyun tak menoleh ke arah Kyuhyun “Acaranya sangat bagus. Aku tidak mau melewatkannya”

“Tapi ini sudah malam, sayang…” selanya lagi “Nanti kita bisa bangun kesiangan”

“Sebentar lagi, oppa. Tanggung”

“Ayolah, sayang…tidur terlalu malam itu tidak baik”

“Kau duluan saja, oppa”

“Tapi say-“

“Yak!”

Kembali pekikan tercipta yang serta merta ditanggapi dengan raut muka takut dari Kyuhyun. Melihat mata istrinya yang memelototi dirinya buat kepala pria itu sedikit mundur ke belakang dengan dahi mengkerut. Aura istrinya sedang tidak mengenakan. Kyuhyun harus hati-hati. Seohyun hembuskan napasnya secara perlahan kemudian menatap suaminya dengan senyum.

“Oppa, sayang” ucapnya dengan mencoba lembut ditambah senyum yang dipaksakan “Kau tidur duluan saja, ok? Aku masih ingin menonton. Selamat tidur, sayang”

Kecupan singkat diberikan Seohyun pada bibir suaminya. Setelahnya, dia kembali duduk dengan tenang dan tetap dengan posisi berselonjor seperti semula. Menonton televisi kembali Seohyun lakukan. Kyuhyun berdecak pelan. Dari posisinya yang tadi menyamping, pria itu kemudian rubah menjadi sama yakni menghadap televisi. Dia melirik istrinya dalam diam dan hening. Membosankan. Pikirnya yang mulai tidak tahan.

Tidak mau ambil pusing, satu tangannya kemudian melingkari pundak Seohyun. Mengintruksikan wanitanya untuk menyender di dadanya. Seohyun menatap Kyuhyun sekilas. Dilihatnya, sang suami tak berekspresi apapun dengan tetap melihat ke depan. Seohyun tak peduli. Dia kemudian nikmati posisinya yang menyandar di dada suaminya.

Lama hal itu terjadi dengan keadaan hening dan hanya bertemankan suara televisi yang kini masih asyik menyuarakan serta menampilkan tontonan kartun Spongebob.

Pikiran-pikiran mesum yang semula berkeliaran di otak Kyuhyun kini, mulai hilang entah kemana. Namun nyatanya, bibirnya tetap bekerja untuk kecupi ringan puncak kepala istrinya walau ke dua matanya tetap berfokus pada layar televisi. Telapak tangannya yang semula hanya merangkul pundak Seohyun, kini sedikit demi sedikit berubah menjadi mengelus lengan Seohyun pelan.

Kyuhyun tetap lakukan itu hingga beberapa saat kemudian, satu tangannya yang lain mengelus pipi Seohyun dengan pandangan teduh. Dia tak bisa diam begitu saja. Saat Seohyun menatapnya bertanya, pria itu tak banyak berucap langsung meraup bibir istrinya dengan lembut. Hal demikian sanggup membuat Seohyun mengerang tertahan namun tak beri penolakan.

Layar televisi tetap menampilkan tontonannya dengan tenang walau suara pertengkaran Spongebob, Patrick serta Squidward masih mendominasi mengisi keheningan yang ada. Ciuman itu tetap berlanjut sampai satu gerakan tercipta. Kyuhyun angkat tubuh istrinya untuk duduk di atas pangkuannya. Tak sedikit pun ciumannya dia lepas. Seakan diberi jalan, hal itu buat kegiatan mereka semakin lama semakin memanas.

***

Seohyun masih berada di atas pangkuan suaminya. Melingkarkan ke dua tangannya di leher Kyuhyun lalu sesekali mengelus rahang suaminya kala dia mulai terpancing oleh gairah yang sekarang semakin timbul. Saat bibir tebal itu berhenti menguasai bibirnya, lenguhan ringan berkumandang sesaat setelah bagian lehernya mendapat sapuan hangat dari bibir tebal sang suami. Jemarinya menjambak ringan rambut ikal suaminya namun tak sedikit pun menyuruh hal itu berhenti.

Percumbuan itu terus berlanjut. Lenguhan-lenguhan ringan terus tercipta seiring dengan semakin kerasnya teriakan-teriakan serta percakapan konyol yang Spongebob dan Patrick lakukan karena tengah memperebutkan Pearl si anak tuan Krab yang super pelit dan gila uang, terus berkumandang menambah suasana sorak seakan menemani keintinam mereka dari balik  layar televisi. Seohyun tetap setia berada di atas pangkuan suaminya walau kini tubuhnya sudah nampak polos karena gaun tidurnya sudah terlepas akibat kenakalan Kyuhyun.

Seohyun mencubit perut Kyuhyun saat dengan nakalnya tangan pria itu memelintir keras putingnya yang membuat dia kesakitan. Pria itu tertawa. Tak dia tunjukan rasa bersalahnya karena setelahnya, pria itu kembali mencumbu istrinya dengan mesra.

“Uh….padahal ini sudah malam dan hawanya semakin dingin” suara Kyuhyun berkumandang dengan pelan. Bibirnya menyapu dada Seohyun dengan tangannya nampak asyik mengelus punggung istrinya yang sudah tak berlapiskan sehelai benang pun “Tapi kau membuatku sangat…sangat…hangat”

Kecupan serta elusannya terus berlanjut semakin liar. Kyuhyun turunkan dahulu tubuh istrinya ke atas ranjang. Pria itu membuka semua pakaiannya terlebih dahulu sebelum pada akhirnya kembali angkat tubuh Seohyun untuk duduk di atas pangkuannya, lagi.

“Masih ingin merendamku dengan deterjen atau pemutih, huh?” Kyuhyun bersuara di sela dia lanjutkan aktivitasnya “Tidakkah kau pikir jika dirimu juga perlu direndam agar bisa steril dari pemikiran mesum?”

“Aawww…aakkhhh”

Diawal memekik namun tak lama berubah menjadi erangan nikmat saat tangan jahil Seohyun meremas kuat adiknya akibat terlalu kesal. Seharusnya marah atas ulah itu, namun nyatanya Kyuhyun malah keenakan dan ia menganggap jika apa yang dilakukan Seohyun adalah sebuah pelayanan spesial untuk adik tercintanya yang sudah rindu ingin bersarang pada tempatnya.

“Mesum!” pekik Seohyun lalu dengan rakus ia berbalik meraih bibir suaminya kemudian ciuman itu kembali berlanjut setelah sebelumnya sempat terhenti.

***

Waktu yang semakin larut seakan memanjakan keduanya untuk semakin menikmati suasana indah dan penuh gairah yang sekarang terjadi. Kyuhyun tak henti-hentinya bantu sang istri bergerak naik turun saat penyatuan itu dilakukan dalam posisi Seohyun yang berada di atas tubuhnya. Merasa lelah pun tak guna karena nyatanya dia tetap bergerak seiring dengan ikut bergeraknya pinggul Kyuhyun agar bisa seirama dengan gerakan Seohyun.

Sesekali kepala Seohyun terkulai lemas di dada suaminya kala dia merasa sudah tak kuat jika terus menjadi pemimpin dalam permainan intim yang sekarang terjadi. Kyuhyun tentu tak peduli akan hal itu. Dia nampak masih terlalu menikmati hingga meraup salah satu gundukan kembar istrinya adalah yang dia lakukan kala bagian paling sensitivenya masih asyik bermain di bawah sana.

“Rubah posisinya, oppa” Seohyun melenguh dengan lelah “Aku sudah tidak kuat”

Kyuhyun mengecup bibir istrinya sekilas kemudian dia bawa tubuh Seohyun berbaring tanpa melepas penyatuan mereka. Dengan tenaga serta gairah yang masih berkobar dalam dirinya, pria itu mampu membuat istrinya mengerang begitu keras hingga harus melenguh nikmat beberapa kali akibat hentakan penuh emosi yang dilakukan Kyuhyun.

Sesekali memelankan gerakannya namun tak lama kemudian dia kembal bergerak dengan begitu lincah kala dirinya semakin terbakar nafsu untuk tidak melewatkan kegiatan paling nikmat yang baru ia dapatkan setelah berhasil menikahi wanita yang dia cintai. Kyuhyun terus memacu gerakannya hingga pada akhirnya pelepasan terjadi dan dia bisa mengerang lega dan nikmat. Keringat dan rasa lelah bercampur dengan rasa bahagia serta puas karena bisa kembali menikmati malam panjang yang sehari sebelumnya sempat tak Kyuhyun dapatkan.

“Sayang” sambil memeluk Seohyun, pria itu lalu kumandangkan suaranya yang masih serak akibat lelah “Kau baik-baik saja?”

Seohyun mengangguk. Dia lingkarkan satu tangannya memeluk Kyuhyun dan puaskan dirinya dengan bersembunyi diantara lekukan leher suaminya.

“Ah…kau berkeringat sangat banyak” hal itu diiyakan oleh Seohyun. Dia terima kala satu tangan suaminya mengelus dahinya serta menyampirkan anak rambutnya ke belakang telinga.

“Aku senang dengan malam ini. Apa kau juga senang?”

“Tentu. Aku senang, sangat senang”

Kyuhyun umbar senyumnya saat jawaban indah mengalun ke telinganya dengan lembut. Tak merasa puas, selalu saja pria itu beri kecupan di sekitar puncak kepala istrinya seakan dia memang sudah sangat kecanduan.

“Jadi, kau tidak akan merendamku dengan deterjen atau pemutih kan, sayang?”

“Oppa….eeerrrr”

“Hahaha aku tahu…aku tahu…” sahut Kyuhyun diselingi tawa “Hanya bercanda” sambungnya dengan kembali peluk Seohyun erat.

“Emh…” gumam Kyuhyun lagi “Bagaimana kalau satu ronde lagi, kau siap?”

“Hah…….” lenguh Seohyun pasrah sesaat setelah permintaan itu berkumandang.

Kyuhyun tak butuhkan sebuah ucapan pengiyaan karena setelahnya, dia kembali rubah posisinya. Menguasai tubuh Seohyun di bawah kendalinya.

“Kali ini, aku yang akan terus meminpin sampai kau akan sering mengerang karena nikmat dan ketagihan”

“Isshhhh”

.

.

.

FIN…

 

[A/N]:  Aku ketagihan/plakplakplak
Yaowoohhh ampuni otak nistaku yang malah ngasih tulisan macam ini terus/bow
Dan buat readers semuanya….. maaf bila aku buat yang kaya gini mulu huhu
Ini aku buat tadi malem karena ga bisa tidur HAHAHA

Makasih semuanya….
Makasih dah mampir…..
Peluk sayang dari istrinya Upil/kabuuuurrrrrrrrrr 😀

Iklan

98 thoughts on “The Long Night 3

  1. aku telat banget ketemu sama ni ff… jadi aq comen langsug di part 3nya aja,
    wowww benar2 hot.. i like
    apa gk ada lanjutan nya eonnie ? sampai baby cho lahir ?

    Suka

  2. Omona kyu emang pervert..lanjut dong seokyu belum punya baby cho nih..

    Suka

  3. hahaha kyuppa daebak klw ngatasin yg satu ini 😉
    lanjut eonni ff baru nya d tunggu …

    Suka

  4. ha…ha…seo jg g bs lm2 tuh mrhny am kyu. krn kena seyrum lngsung aj nempel. mklum honeymoon so nikmatin yg Tuhan betikan^_*

    Suka

  5. Aduh kyuppa nya bisa aja bikin suasana yg tadi tegang berubah romantis apalagi saat scennya seokyu, semakin suka sama ceritanya thor.

    Suka

  6. kyu emng selalu mesum klo udh ama seo, ditunggu kehadiran baby cho nya ya

    Suka

  7. Kangen uri author yg satu ini T.T

    Suka

Please, leave a reply for me ^o^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s